AktifitasKeragamanNusantara

#Festivalmuskitnas, Tandai 110 Tahun Kebangkitan Nasional

Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 110, Museum Kebangkitan Nasional yang merupakan tempat sejarah awal kebangkitan Indonesia, menggelar festival dengan kegiatan kekinian yang dibuka pada 20 Mei 2018.
Sedari pagi upacara bendera dilaksanakan di aera Museum, sekaligus sebagai penanda pembukaan pameran temporer dan Festival Museum Kebangkitan Nasional.

Acara secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid. Dihadiri pula oleh beberapa keluarga dan keturunan para pendiri Budi Utomo, berbagai komunitas kepemudaan, dan sejumlah dokter RSPAD Gatot Soebroto yang erat kaitanya dengan sejarah Kebangkitan Nasional.

“Awal kebangkitan itu ditandai dengan Boedi Oetomo 1908. Jadi, sudah 110 tahun dan menjadi momen sangat penting saat ini, karena kita sedang mengalamai banyak tantangan dan masalah persatuan, kebinekaan. Melalui peringatan kebangkitan nasional ini kita melihat dan belajar bagaimana orang di masa lalu dengan segala keterbatasan bisa mengikat diri menjadi satu,” kata Hilmar kepada media.

Hari pertama festival juga menampilkan artis David Nurbianto dan Maliq D’Essensial sebagai bintang tamu yang menghibur pengunjung sebelum berbuka puasa tiba. Sebelumnya rangkaian kegiatan dimulai dengan kegiatan renungan pada 19 Mei 2018 bersama beberapa elemen masyarakat untuk merenungi kembali arti kebangkitan nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bernegara dan kepedulian generasi muda terhadap bangsa. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini terasa berbeda dari agenda tahunan Museum Kebangkitan Nasional sebelumnya. Selain upacara dan pameran kontemporer yang jadi agenda rutin, sejumlah kegiatan lainya juga telah dipersiapkan, antara lain; selfie competition, souvenir gratis, peluang mendapatkan doorprize, photo booth, dan bazaar Ramadhan.

Selain itu juga akan ada lomba dan kontes dengan hadiah total jutaan rupiah yang dapat diikuti oleh masyarakat umum sesuai dengan kategori lomba diantaranya, lomba paduan suara, kompetisi film pendek, kompetisi band cover lagu nasional, lomba sketsa, dan kontes fotografi.

Kegiatan Festival Museum Kebangkitan Nasional ini terbuka untuk umum, dimana pengunjung yang datang hanya dipungut tiket masuk museum seperti halnya kunjungan hari biasa. Dengan digelarnya festival ini sekaligus sebagai upaya promosi museum agar semakin banyak mendapat apresiasi masyarakat. Festival Museum Kebangkitan Nasional akan berakhir 14 Agustus 2018.

Kepala Museum Kebangkitan Nasional, Mardi Thesianto, menyebutkan jika inti dari seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh Museum Kebangkitan Nasional adalah untuk menjadikan museum sebagai ruang publik, ruang yang aspiratif, dan juga menyimpan sekaligus menjaga memori kolektif bangsa, khususnya bagi generasi muda. “Ini merupakan salah satu upaya agar negara dapat hadir langsung ke tengah-tengah kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Festival Museum Kebangkitan Nasional 2018 ini juga diharapkan masyarakat secara umum dan pelajar secara khususnya dapat mengenal dan memaknai semangat kebangkitan nasional Indonesia yang telah memasuki tahun ke 110. Selain tentu saja menjadi salah satu upaya untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Penulis : Anggi

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close