Hari AIDS Sedunia, Dukungan Moral Bagimu ODHA

beautifulindonesia.com – Peringatan hari AIDS Sedunia yang digagas oleh YAKITA (Yayasan Harapan Permata Hati Kita) dan Vina Smart Era (VSE) Foundation yang konsen pada masalah ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) serta didukung oleh SANI (Selebritis Anti Narkoba) berlangsung semarak dan penuh haru, Sabtu 9 Desember 2017, di Ruko UFO Manga Dua, Jakarta.

Pada acara tersebut sebanyak lima puluhan anak-anak ODHA mendapat dukungan moral  dari para penggiat/relawan anti narkoba dan masyarakat peduli ODHA, terutama para selebiritis yang tergabung dalam organisasi SANI. Anak-anak yang tertular virus HIV/AIDS dari orangtuanya ini merupakan anak-anak yang tidak bisa memilih terlahir dari keluarga ODHA atau bukan. Mereka menerima takdir, namun bukan berarti harus menyerah pada hidup.

“Jauhi Virusnya Bukan Orangnya” merupakan tema yang diangkat dalam peringatan hari AIDS tersebut. Dimana semua peserta yang hadir, baik panitia maupun undangan berbaur bersama, bernyanyi, berfoto, saling bercerita, baca puisi, tukar pendapat dan hal lainya yang membuat semua semakin mengerti. Sehingga bagi mereka yang ODHA berani membuka status apa yang dideritanya, sementara orang disekitarnya yang normal tentu akan membuka diri dalam bergaul dengan mereka dan tidak mengucilkan.

Itulah tujuan utama dari acara ini, semua diharapkan mau terbuka apa adanya, sehingga penularannya dapat dicegah dengan mengetahui terlebih dahulu. Menurut Dudung Kustoni, Ketua Panitia Pelaksana, banyak ditemui diskriminasi pada penderita ODHA, sehingga banyak yang menyembunyikan kondisinya dari lingkungan sosial karena meganggapnya sebagai aib. “Padahal belum tentu mereka yang tertular HIV itu,  akibat prilaku seksual tidak sehat. Tapi kebanyakan mereka justru tertular dari pasangan yang menyembunyikan penyakitnya,” Kata Dudung.

Stop diskriminasi dan mengucilkan ODHA adalah pesan yang disampaikan lewat acara, karena bagaimanapun juga mereka memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam hidup bermasyarakat. Tidak sedikit dukungan mengalir dalam acara itu, bantuan dari berbagai pihak seperti KFC, Batavia Pictures, BNN dengan Kapten Benn, Ferdians, Shasa Q, dan Maslamah Media Mandiri serta sejumlah media lainya yang turut meliput. Organisasi SANI yang menjadi panitia utama bersama relawan lainya membuat acara menjadi semakin hidup.

Pada kesempatan itu, sekaligus sesi edukasi tentang pemahaman bahwa AIDS sangat erat hubungannya dengan penggunaan Narkoba, diluncurkan juga sebuah buku “NAK, DENGARKAN IBU” yang ditulis oleh ibu Sri Hayuni dari YAKITA, terbitan Maslamah Publishing. Buku yang merupakan pengalaman pribadi penulis memberikan pemahaman tentan adiksi bagi keluarga.

Acara yang juga dimeriahkan oleh penampilan Stage Hypnotis Ferdian Setiadi ini ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak ODHA, dan menyuarakan bersama Stop Diskriminasi, Stop Stigma, Jauhi Virusnya Bukan Orangnya.

Dede Murdy



There are no comments

Add yours