Humas Kemenpar Raih Dua Penghargaan Terbaik Ajang AMH 2017

Beautifulindonesia.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meraih dua penghargaan terbaik pada ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2017 yang berlangsung di Novotel Hotel Palembang, Kamis malam (23/11/2017).

Dua penghargaan bergengsi bidang kehumasan pemerintah tersebut, sebagai Terbaik Pertama untuk kategori Penerbitan Media Internal (Inhouse Magazine) dan sebagai Terfavorit untuk Stand Pameran dalam kegiatan Humas dan Layanan Publik Expo 2017 yang berlangsung pada tanggal 21 – 23 November 2017 di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC), Kota Palembang.

Ajang AMH adalah rangkaian kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Bakohumas telah memasuki tahun ke-12, sebagai momentum untuk memberikan apresiasi sekaligus menjadi tolak ukur kinerja bidang hubungan masyarakat (Humas) lembaga pemerintah dan mendorong petugas Humas agar senantiasa tampil di depan dalam melakukan agenda setting di tengah derasnya arus informasi saat ini.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kemenpar M. Iqbal Alamsjah
mengatakan, penghargaan yang diraih Kemenpar dalam ajang AMH 2017 mengalami peningkatan dibandingkan pada AMH 2016 di Bandung, saat itu memperoleh dua penghargaan yakni juara pertama untuk kategori Profil Lembaga Humas dan kategori Cinderamata Utama. “Ajang AMH tahun ini persaingannya sangat ketat diikuti 176 peserta dan hanya melombakan 4 kategori, sedangkan tahun lalu ada 7 kategori,” kata
M. Iqbal Alamsjah usai menerima trophy dan piagam penghargaan AMH 2017.

Kebanggaan lain dalam ajang AMH 2017 adalah media internal Kemenpar Majalah Ragam Pesona menjadi terbaik pertama mengalahkan inhouse magazine Kementerian Keuangan sebagai juara dua, yang tahun lalu dan sudah beberapa kali menjadi juara satu. “Kebanggaan selanjutnya adalah stand Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kemenpar menjadi Stand Terfavorit. Tahun lalu hanya juara harapan dua,” ungkap Iqbal Alamsjah.

Diserbu pengunjung Stand Kementerian Pariwisata, selama 3 hari tercatat di buku tamu mencapai 1.200 pengunjung berinteraksi di stand Kemenpar. Kebanyakan adalah anak muda atau ‘generasi Now’ yang tertarik dengan berbagai acara yang disajikan seperti coaching clinic membuat berita oleh Fatkhurrohim (Ketua Forum Wartawan Pariwisata), membuat vlog dan video reportase dengan smartphone oleh Murdiyatno wartawan beautifulindonesia.com, website interaktif oleh Bima Anggara (Konsultan Digital Marketing – DokterWebsite.ID) dan travel fotografi oleh Akhmad Zona (Fotografer Kemenpar) dan Sendy Aditya Saputra (Fotografer dan Jurnalis).

Ada juga demo masak (kuliner) dan bartender oleh mahasiswa Politeknik Pariwisata Palembang jurusan F & B yang banyak menarik minat pengunjung. Mereka harus sabar melihat bagaimana proses membuat makanan atau minuman, sebelum akhirnya mendapat kesempatan untuk mencicipi.

Suasana bertambah seru ketika digelar acara gimmick dengan lomba pasang
puzzle Pesona Indonesia dengan hadiah berupa souvernir menarik. Kegiatan ini untuk lebih meningkatkan pemahaman pengunjung terhadap branding Pesona Indonesia. Selain itu terdapat juga game interaktif dimana peserta game saling bergantian menebak satu kata atau istilah yang berhubungan dengan Pariwisata hanya dengan bantuan kata kunci saja.

Tempat lain di stand Kemenpar yang tidak kalah menarik adalah selfi foto, disediakan ruang kaca untuk mendapatkan gambar layaknya menjadi model cover Majalah Pesona Magazine. Foto selfi ini harus di-share ke medsos Kemenpar.

Acara coaching clinic di hari ketiga semakin diminati para pengunjung karena pada hari terakhir itu diisi dengan meet and greet menghadirkan Selebgram Ayu Indriati dengan ratusan ribu follower yang berbagi pengalaman menjadi seleb di media sosial dan tutorial make up. Terlihat begitu antusiasnya generasi “Now” kota Palembang yang tertarik pada pariwisata, kuliner, dan media interaktif digital membuat stand Kemenpar ini selalu padat dikunjungi setiap harinya.

Dede Murdy



There are no comments

Add yours