Beautifulindonesia.news – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya melantik pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Badan Otoritas Toba (BOT), dan Pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) periode 2016-2021 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Rabu (30/12/2016).

Pelantikan unsur pentahelix pariwisata (akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) ini sebagai wujud kekuatan sinergisitas pariwisata nasional dalam mendukung percepatan pembangunan kepariwisataan. Menpar menegaskan, tahun ini Presiden Joko Widodo menetapkan sebagai tahun percepatan pembangunan, di antara percepatan pembangunan 10 destinasi prioritas sebagai “Bali Baru” yakni; Danau Toba Sumut, Tanjung Kelayang Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua DKI Jakarta, Borobudur Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru Jatim, Mandalika Lombok, Labuan Bajo Komodo NTT, Wakatobi Sultra, dan Morotai Maluku Utara.

“Keberadaan destinasi prioritas ini dalam rangka mendukung target 20 juta wisman pada 2019. Penetapan destinasi tersebut merupakan bagian strategi dalam mempertahan pertumbuhan pariwisata (sustainable growth) pada angka dua digit. Kita proyeksikan dari pengembangan 10 destinasi prioritas tersebut akan menghasilkan tambahan sebanyak 12 juta kunjungan wisman,” kata Menpar Arief Yahya.

Sementara Ketua GIPI periode 2016-2021 Didien Junaedy mengatakan, pemasaran pariwisata, pengembangan destinasi, dan percepatan peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) harus dikejar dalam upaya majunya pariwisata Indonesia. “Semuanya ini merupakan program kerja utama GIPI yang harus dicapai, serta fokus pada 10 destinasi prioritas yang ditetapkan pemerintah,” kata Didien.

Didien pun  mengatakan, sebagai implentasi dari program tersebut GIPI akan mengarahkan anggotanya dari kalangan asosiasi pariwisata seperti PHRI dan ASITA agar turut aktif mengembangkan dan menjual 10 destinasi prioritas tersebut, baik itu pembangunan hotel maupun penjualan paket-paket tour. “Kami juga akan menggelar famtrip ke sejumlah destinasi tersebut, yang diikuti semua unsur pentahelix anggota GIPI dengan ouput yang berbeda-beda. Seperti jurnalis akan menulis tentang destinasi tersebut, biro perjalanan akan membuat paket tour, dan pihak perhotelan akan menawarkan ke investor,” jelas Didien.

Pengurus GIPI periode 2016-2021 antara lain; Penasehat: Menteri Pariwisata; Pembina: Dadang Rizky Ratman, Pontjo Sutowo, Rahmat Gobel; Dewan Pakar: Frans Teguh, Reinier Daulay, Purnomo; Ketua Umum: Didien Junaedy; Sekertaris Jenderal : Nunung Rusmiaty; Ketua dan Wakil Ketua Bidang Humas : Tri Wibowo dan Arifin Hutabarat.

Editor : Dede Murdy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here