Malang Menyapa, Menjual Wisata Tempo Dulu dengan Strategi Terkini

Beautifulindonesia.com – Era teknologi menjadi sangat penting untuk diikuti oleh bidang apapun. Dalam strategi pemasaran, teknologi informasi sangat membantu sekali untuk meningkatkan penjualan, branding, bahkan promosi. Itu juga yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dengan mengembangkan aplikasi samrtphone bernama Malang Menyapa.

Aplikasi dibuat untuk mempromosikan pariwisata, seperti info lengkap mengenai destinasi wisata di Kota Malang legkap dengan peta lokasi dan petunjuk arah, promo paket wisata, dan berita-berita seputar Kota Malang.

Kasi Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang, Agung H Buana, mengatakan, ranah digital harus dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana promosi, apalagi Malang Raya masuk ke dalam destinasi prioritas Bromo Tengger Semeru (BTS).

“Aplikasi Malang Menyapa didanai oleh APBD. Jadi untuk sementara baru ada pada android,” kata Agung dalam acara Sosialisasi Promosi Pariwisata Mancanegara di Malang (10/11/2017).

Lebih lanjut Agus menjelaskan, teknologi digital sudah semestinya mendukung para pelaku industri wisata, tidak hanya wisatawan. Dalam aplikasi ini sudah ada informasi yang dibutuhkan dengan fitur yang mudah digunakan.  Ada tujuh ikon wisata, diantaranya destinasi, perbelanjaan, makanan, hotel, wisata, cendramata, dan hiburan.

Aplikasi ini juga sangat membantu bagi pengelola usaha pariwisata di Kota Malang, mereka bebas untuk melakukan promosi di dalam aplikasi itu. Meski fitur ini masih dalam tahap pengembangan, sudah ada 300 pelaku bisnis pariwisata yang berpromosi di dalam aplikasi ini. Proses untuk bisa berpromosi juga dibuat sangat mudah, tinggal melakukan pendaftaran dan membubuhkan konten di dalam aplikasi itu yang sesuai dengan usahanya.

“Pariwisata go digital sudah semestinya. Ini sebagai bentuk dukungan pemkot untuk pelaku wisata agar bisa mendapatkan promosi gratis. Pelaku wisata sendiri yang melakukan upload data,” ucap Agung.

Karena baru ada di android, Malang Menyapa masih fokus kepada pasar wisatawan domestik, Tahun depan Pemkot Malang akan pengembangkan pasar wisatawan mancanegara (wisman) dengan aplikasi berpenampilan baru, tentunya dengan penambahan fitur Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda.

“Kebanyakan wisatawan di Malang orang Belanda yang bernostalgia, jadi kami prioritaskan Bahasa Belanda. Tahun depan, aplikasi sudah hadir di platform iOS, dengan tampilan full bahasa Inggris dan Belanda,” ujar Agung.

Dengan aplikasi ini, Pemkot Malang menargetkan ada peningkatan kunjungan wisatawan. Terutama kunjungan wisatawan asing. “Tahun ini, target kunjungan wisatawan asing sebanyak 800.000 hingga 1,5 juta orang,” katanya.

Kenaikan wisatawan dari tahun lalu, ungkap Agung, sudah mulai terlihat, yakni adanya kenaikan kunjungan sebesar 12 persen untuk wisatawan nusantara, dan 8 persen wisatawan mancanegara.

Dede Murdy



There are no comments

Add yours