DestinasiPangandaran

Objek Wisata Citumang Pangandaran, Terbaik !

Citumang Pangandaran atau di kenal dengan nama Green Valley

Beautiful Indonesia, (Pangandaran Jawa Barat)-  Citumang salah satu destinasi wisata di Pangandaran. Obyek wisata ini terletak di Desa Bojong Kecamatan Parigi Pangandaran, berjarak 19 km dari Pangandaran ke arah barat. Dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi kurang lebih 40 menit.

Objek wisata citumang tidak hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal tetapi juga telah banyak di kunjungi wisatawan dari mancanegara sehingga kini namanya menjadi Green Valley karena ke indahannya.

Wisata alam yang memiliki sungai dengan air yang bening kebiruan dikelilingi pepohonan yang rindang, udara yang sejuk, suara satwa hutan yang tak pernah sepi dan suasana yang alami terasa tepat jika dijadikan tempat untuk melepas lelah, mengobati kepenatan dari kesibukan dunia kerja dan bisingnya kehidupan dikota.

Sungai Citumang merupakan sungai terbuka artinya ketika keadaan volume air meningkat tidak perlu khawatir terjadi banjir bandang mengingat Citumang memiliki gua dihulu sungai, sebagian besar masuk ke perut bumi (Sanghyan Tikoro) dan keluar lagi dihilir. Dilihat dari keindahan alamnya pohon-pohon yang besar dan rindang Citumang merupakan tempat yang cocok untuk hunting photo.

Tidak hanya itu, Citumang merupakan objek wisata yang memiliki sejarah menarik.

Citumang berasal dari legenda tentang seekor buaya buntung, Si Tumang. Begitu kuatnya kepercayaan penduduk akan kehadiran buaya buntung tersebut sehingga sampai sekarang meninggalkan nama yang melekat kuat menjadi nama sungai.

Versi lain kisah Citumang, berasal dari Cai (Bhs. Sunda = air) yang numpang (cai numpang) yang berkaitan dengan adalah air sungai yang mengalir di bawah tanah lama kelamaan namanya menjadi Citumang. Lima ratus meter dari lokasi pamandian ke arah hulu, dijumpai pesona alam berupa aliran sungai Citumang yang masuk ke dalam perut bumi dan keluar lagi di arah hilir. Aliran sungai yang masuk ke dalam goa ini diberi nama Goa Taringgul yang kemudian diberikan nama baru sebagai Sanghyang Tikoro (Batara Tenggorokan).

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close